Pagi ini, di tengah liburan Idul Fitri 2016, di tengah rutinitas pagi hari, browising berita, terbaca judul sebuah artikel dari Liputan6.com – “Harga Emas Naik Ke Level Tertinggi Dalam 2 Tahun” (http://m.liputan6.com/bisnis/read/2547658/harga-emas-naik-ke-level-tertinggi-dalam-2-tahun).
Terlintas sekejap sebagian informasi yang saya ketahui tentang gejolak harga emas yang sejak beberapa tahun ini kandas menyentuh harga terendahnya dan belum kembali ke harga rata-ratanya selama 15 tahun terakhir.

Kemudian diikuti dengan lintasan informasi dalam benak saya bagaimana interaksi dunia investasi komoditi dan pasar instrumen keuangan begitu mudah terombang-ambing sejak 1998, dalam kacamata saya setidaknya.

Lalu loncat kepada bagaimana perilaku investasi manusia kini yang semakin menemukan kompleksitas dalam meniti jalur investasi amannya. Bagiamana sulitnya dan harus sekomprehensif apa informasi yang dimiliki seorang investor untuk mencari path yang aman untuk investasinya agar memberikan return yang optimal di masa yang akan datang.

Bagimana sekarang kondisi investasi yang normal bukanlah lagi sekedar lautan yang bergelora, namun lautan yang BERBADAI….

Semua gejolak yang terjadi tidak serta merta disebabkan hanya oleh kekuatan hukum keseimbangan ekonomi saja. Kita semua tahu kompleksitas yang terjadi sudah merupakan bauran antara akumulasi dari nafsu dalam mengejar keuntungan semata yang membabibuta dan juga ditambah dengan nilai hidup yang sudah menyimpang dari fitrahnya dalam memberi nilai manfaat bagi diri sendiri dan sesama menuju dunia yang lebih baik.

Beberapa orang sempat berdiskusi dan juga bertanya, kemana kita harus invest dana segar namun sebenarnya tidak free menurut saya, karena mereka begitu berekspetasi dalam tempo sesingkat-singkatnya mencapai expected return mereka dan dalam tempo selama-lamanya expected return mereka terbang setinggi-tingginya dalam ketenangan nan menyejukkan di atas lautan tenang. Betul, itu dambaan dan tujuan tertinggi semua motif investor saya kira. Namun motif itu hanyalah sekedar menjadi jargon yang tetap harus dijaga agar daya tarik dunia investasi tetaplah mempesona. Fakta yang ada berkebalikan ditambah dengan segala perubahan situasi yang terjadi di dunia ini.

Nah, salah satunya adalah BREXIT..bukan Brebes Exit…hahaha..yang ini aksi keluarnya Inggris dari kesatuan Eropa atau Uni Eropa. Yang satu ini menyebabkan rontokmya bursa saham global, bursa mata uang dunia dan bursa komoditi karena ada reaksi kekhawatiran akan adanya ketidakpastian juga disertai aksi-aksi akrobat para trader maupun pialang dalam melakukan alih investasi atau merekomposisi portofolio investasinya dalam berbagai instrumen yang ada.

Di saat-saat seperti ini diam-diam dan tidak sepenuhnya tertangkap media atau setidaknya tidak diekposure dengan gamblang naga dan raksasa objek investasi yang sempat terlelap terbangun kembali, Minyak Bumi dan Emas….

Entah karena spekulan atau memang ada grand design untuk merekomposisi pencaturan investasi dunia keuangan ini.

Bagi para short term trader ini bisa jadi kesempatan, bagi para long term investor jelas ada sebuah gejolak yang memang sudah diprediksi. Karena semua kejadian ini yang dikacamata seorang amatiran seperti saya ini pun, kejadian ini sudah dapat diduga namun tidak dapat dipastikan kapan dan bagaimana persisnya terjadi.

Betul! Yang kekal adalah perubahan itu sendiri. Dan chaos dan kompleksitas semakin mengukuhkan dirinya adalah sebuah pattern yang terus berrevolusi. Dan inilah yang menjadi spirit dari para Holistic Thinker… bahwa semua ketidakpastian adalah semata sebuah pola yang belum ditemukan saja…. terus berkarya dalam dinamika perubahan dengan segala kompleksitasnya itu menjadi sebuah api yang terus menyalakan segala kreativitas, kapabilitas dan kompetensi untuk bekerja.

Tanpa adanya semua itu, saya yakin segala harapan kita akan peradaban yang lebih baik dan dengan segala penyimpangan nya dalam bentuk apa pun akan terhenti. Segala bentuk ketidaksesuaian fakta dan harapan, haruslah menjadi sumber pemicu yang tak pernah padam bagi kita semua untuk terus berkarya dan berkarsa.

Jadi kritislah dalam berpikir dan komprehensiflah dalam menganalisa disertai dengan mental yang berdedikasi untuk kebaikan jangka panjang dan kesadaran penuh bahwa dunia kita akan selalu merupakan ladang bagi perubahan yang berkesinambungan untuk menghasilkan tempat yang lebih baik bagi kita semua.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s